Selasa, 09 Juni 2020

Mendarah

MENDARAH

Bagaikan jiwa yang terpisah
Mati enggan, hidup pun susah
Jiwanya 'tlah lama direnggut waktu
Katanya hatiku 'tlah lama terbelah
Bagai cangkang kosong terpisah
Ragaku ada disini tapi hatiku bersamamu
Bukan maaf yang kuminta
Tapi peluk yang kulupa
Ini cerita tentang rumah yang berbeda
Dan berjarak jauh
Hanya tersentuh dalam jarak doa
Ada hati yang kujaga
Namamu jadi rahasia
Dalam diam kan kubawa
Mendarah...

🦋 Nadin Amizah

Minggu, 28 Mei 2017

Aku Punya Pertanyaan

Kenapa kamu meninggalkan aku disini sampai hancur?
Aku terlalu muda untuk terluka
Menghitung luka dan saya mencoba mematikan semua itu
Apa kamu tidak peduli.
Aku memberimu semua dariku Darah, keringat, hatiku, dan air mataku.

Kenapa kamu tidak peduli, kenapa kamu tidak peduli?
Aku ada di sana, aku di sana, saat tidak ada
Sekarang kau pergi dan aku di sini

Aku punya pertanyaan untukmu
Nomor satu, katakan padaku siapa yang kamu pikirkan? Anda punya keberanian untuk merobek iman saya
Nomor dua, mengapa Anda mencoba dan bermain saya untuk orang bodoh? Seharusnya aku tidak pernah, pernah mempercayaimu
Nomor tiga, mengapa bukan Anda, siapa yang Anda sayangi itu?
Saya punya pertanyaan,
saya punya pertanyaan yang menghantui saya
Aku punya pertanyaan untukmu

Saya, nama saya paling aman di mulut Anda
Dan mengapa Anda harus pergi dan meludahkannya?
Oh, suaramu, itu suara yang paling akrab Tapi kedengarannya sangat berbahaya bagiku sekarang

Bagaimana saya memperbaikinya?
Bisakah kita bicara?
Bisakah kita berkomunikasi? Bisakah kita bicara?
Apakah saya ingin memperbaikinya?
Aku punya pertanyaan untukmu (aku takut padamu) Apakah ini salah saya? Apakah ini salah saya? Apakah kamu merindukan aku? Saya punya pertanyaan

-camila cabello

Minggu, 26 Maret 2017

Tidak mudah memang by: Boy Candra


*Tidak Mudah Memang

Tidak mudah memang melupakanmu. Namun, apalah artinya bertahan dalam perasaan yang membuatku semakin tidak karuan. Apalah artinya menjaga harapan yang hanya melahirkan sesak demi sesak kemudian.

Tidak mudah memang melupakanmu. Seseorang yang pernah kukenal dengan perasaan terdalam. Orang yang dulu begitu baik, namun nyatanya melukai kemudian. Bagimana mungkin aku tiba-tiba menghilangkanmu dari ingatan? Sama sekali bukan hal sederhana.

Tapi, segala hal yang sudah berakhirnya. Memang selayaknya ditinggal. Meski membawa luka yang membekas di hati akan membuat perasaan tersakiti berkali-kali. Hanya saja, barangkali patah di hati adalah bagian hidup yang memang wajar dijalani.

Aku hanya ingin pindah. Meski merangkak sedikit demi sedikit. Meski melangkahkan kaki berakit-rakit. Ada baiknya kamu membantu usaha melupakanmu, dengan tidak lagi menemuiku sementara waktu.

Melupakan seseorang yang terus saja memaksa bersama, susahnya berakali-kali lipat. Saat kamu memilih mengakhiri segalanya. Tolonglah dengan pengertian, beri aku ruang untuk memulihkan segala luka. Perasaan sedih yang harus kutanggung sendiri. Luka yang harus kupulihkan sendiri.

Jangan datang lagi mengisi hari-hari. Setidaknya sampai semua perasaan ini benar-benar biasa saja kembali. Kamu sudah memutuskan hal yang kujaga dengan sungguh. Bukankah lebih baik kamu menjaga jarak dulu, agar perasaan terluka ini kembali utuh.

--boycandra

Sabtu, 19 Maret 2016

Ayah, Semoga seluruh peluh dan tetesan keringat yang kau keluarkan dalam perjuanganmu mencari nafkah untuk kami senantiasa berkah dan dibalas dengan SURGA. AMIEN

Hidup Itu Simple

Pertama. Gakusah pusingin hidup oranglain, komentar ini itu fitnah sana sini menjelek jelekan kesana kemari. Kedua. Bergayalah sesuai dengan kemampuan. kalo gak ada gak usah dipaksain. Jangan nyiksa diri sendiri kalo cuma pengen dibilang hitz Ketiga. Nikamatilah hidup kamu dan jadi yang kamun mau, syukuri yang kamu punya dan jalani yang kamu inginkan. Keempat. Jangan dengerin kata orang lain, Ingat! kamu gak minta makan sama mereka.

Tipe Tipe Teman Dikelas

Pendiam Tukang Lawak Tukang Dogeng Tukang Bolos Tukang Nyindir Suka Dandan Pebisnis (Jual pulsa, dll) Bandar Film Tukang Tidur Piktor (Pikiran Kotor) Suka Nyanyi Tukang Gosip
ketika kamu presentasi, nanti kamu akan melihat seengok manusia yang nanya pertanyaan yang gak bermutu dan kadang nanya pertanyaan yang udah tau jawabannya dan tujuan mereka nanya cuma buat nyari nilai sekalian caper keguru atau ngejatuhin kelompok yang maju. Kalo ada yang gitumah lempar aja pake INFOKUS. HAHA